Mengenal Marka Jalan dengan Senang

Apa itu Marka? apakah yang membuat harus para ahli? atau bisa sendiri?

Media yang dibentuk oleh Dinas Perhubungan buat keperluan pemakai jalan, yang ada dalam permukaan jalan (biasa dilindes ban kendaraan namun tak pernah protes)

Marka dipisah jadi 4 macam, ialah:

1. Marka Garis Membujur

2. Marka Garis Membujur

3. Marka Serong

4. Marka Gambar

5. Marka Yang lain

MARKA GARIS MEMBUJUR

Marka ini pekerjaannya pisahkan lajur serta larik (baca tema “Lain Lajur dengan Larik “), serta memperjelas pada pengendara di mana lokasi kekuasaannya… 🙂 (Maap gunakan bahasa alay :-D)

Niat lokasi kekuasaan di tempat ini yaitu, lokasi yang benar-benar hak nya. Seandainya berlangsung lalu lintas, serta polantas sukses memastikan titik hantam di lokasi kekuasaan teman-teman, bermakna teman-teman dalam status yang kuat di mata hukum oleh sebab itu gunakanlah jasa marka jalan jakarta yang sudah terpercaya agar tanda dari marka dapat terlihat dengan jelas.

Silakan kita tonton macam-jenisnya…

MARKA GARIS MEMBUJUR TIDAK TERPUTUS

Seandainya teman-teman lihat marka ini, berarti teman-teman TIDAK BOLEH MELINTASI-nya!

Marka ini dibentuk di posisi yang beresiko, yang tidak bisa pengendara buat menyalip.. Nggak yakin?! Coba inget-inget.. Marka ini biasa dijumpai di mana? Belokan! Tanjakan! Turunan! Jalan sempit! Dan sebagainya. . Sehingga… Tak boleh beranjak marka ini yah teman-teman… buat keselamatan teman-teman sendiri.

MARKA GARIS MEMBUJUR TERPUTUS

Marka ini meluluskan teman-teman buat melaluinya.. Pengin menyalip.. Pengin berpindah larik… Silahkaaaaaan… 🙂

MARKA GARIS MEMBUJUR KOMBINASI

Jangan risau bila berjumpa dua garis marka membujur lain macam tampil bersebelahan. Lihatlah gambaran dari sisi.. Kendaraan yang ada dalam larik kiri dapat masuk ke larik sisi kanannya. Akan tetapi kendaraan di larik kanan, tak dapat pindak ke larik sisi kiri nya.

Kenali betul marka ini… Satu waktu seandainya teman-teman tersangkut lalu lintas lain larik/lajur (mudah2an tak boleh sampai), dapat memahami kendaraan yang kurang kuat di mata hukum yang mana. (Saya memanfaatkan kata “kurang kuat di mata hukum”, sebab polisi ‘gak bisa katakan betul-salah, yang punya hak memastikan betul-salah yaitu Hakim). Berusaha lihat gambaran tersebut ini,

Pikirkan kawan-kawan berkendaraan ke Utara dengan kendaraan warna BIRU dengan rileks… Lantas tiba-tiba dari arah bersimpangan sang rider gila dari arah bersimpangan, warna MERAH, akan menyusul kendaraan di depannya, masuk lajur kawan-kawan, daaaaaaan…. DHUARRR! Ke-2 nya masuk RS!

Disaksikan dari titik tubruknya, yang kurang kuat ialah kendaraan MERAH.

Understand? Good… . Maka waspadalah jika masuk jalur/lajur seseorang.. Selalu (dan selalu) hidupkan lampu sein/petunjuk arah saat sebelum beralih jalur/lajur untuk keselamatan kita bersama.